Malang, yustitiamedia.com – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 GRIB JAYA Kabupaten Malang dalam rangkaian Halal Bihalal di Hotel Eka Mandiri Sengkaling, Jumat (17/4/2026), berlangsung penuh makna melalui prosesi pemotongan tumpeng yang sarat simbol kebersamaan dan persaudaraan lintas daerah.

Prosesi pemotongan tumpeng dilakukan oleh Ketua DPC GRIB JAYA Kota Batu, Suliono, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PERADI Kabupaten Malang. Kehadiran dan peran Suliono dalam momen tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antar kepengurusan GRIB JAYA di Malang Raya.

Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Malang, Damanhury Jab. menegaskan bahwa penunjukan Suliono untuk memotong tumpeng bukan sekadar seremoni, melainkan memiliki makna filosofis yang mendalam tentang persaudaraan dalam organisasi.

“Ini bukan hanya soal siapa yang memotong tumpeng, tapi tentang pesan besar yang ingin kami sampaikan. Di GRIB JAYA, kita tidak harus sedarah untuk menjadi saudara. Kita dipersatukan oleh visi, perjuangan, dan komitmen yang sama untuk masyarakat,” tegas Damanhury.

Ia menambahkan bahwa semangat persaudaraan tersebut harus menjadi kekuatan utama dalam menjaga soliditas organisasi di tengah berbagai dinamika sosial yang terus berkembang.

“Kalau kita solid, tidak ada celah bagi pihak luar untuk memecah belah. Justru dengan kebersamaan inilah kita bisa hadir sebagai kekuatan sosial yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” lanjutnya.

Lebih jauh, Damanhury juga menekankan bahwa nilai persaudaraan di GRIB JAYA bukan hanya sebatas slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan, termasuk dalam mengawal kepentingan publik dan menjaga aset daerah.

“Persaudaraan itu harus punya makna. Kita hadir bukan hanya untuk berkumpul, tapi untuk bergerak, mengawal, dan memastikan bahwa kepentingan masyarakat serta aset daerah tetap terlindungi. Itu komitmen kami,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader GRIB JAYA Kabupaten Malang untuk terus menjaga integritas dan loyalitas terhadap organisasi serta masyarakat.

“Jangan pernah lelah berbuat untuk masyarakat. Kita ini besar karena kepercayaan publik, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaganya dengan kerja nyata dan keberanian bersikap,” tambah Damanhury.

Sementara itu, tokoh senior dalam dunia keormasan Malang Raya, Ketua DPC GRIB JAYA Kota Malang, Agus Sunar Dewabrata yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan penekanan tegas dalam sambutannya. Sosok yang akrab disapa H. Nanang ini mengingatkan bahwa organisasi kemasyarakatan harus berani berdiri di atas prinsip kebenaran.

“Sebagai organisasi yang tumbuh dari masyarakat dan untuk masyarakat, kita harus berani menyatakan hitam itu hitam dan putih itu putih. Jangan pernah ragu untuk bersikap tegas demi kepentingan rakyat,” ujar H. Nanang.

Prosesi pemotongan tumpeng tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta yang hadir. Momen itu tidak hanya menjadi simbol perayaan ulang tahun, tetapi juga refleksi perjalanan panjang GRIB JAYA dalam membangun solidaritas, integritas, dan komitmen terhadap masyarakat.

Dengan semangat HUT ke-15, GRIB JAYA Kabupaten Malang meneguhkan diri sebagai organisasi yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga memiliki nilai persaudaraan yang kuat serta keberanian dalam memperjuangkan kebenaran di tengah masyarakat. (Red)