SIDOARJO – yustitiamedia.com – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Sidoarjo melaksanakan pengamanan dan pengawalan kegiatan penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa dana natura bagi para da’i dan guru ngaji di Masjid Baitul Muttaqin, Desa Pucukan, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (11/10/2026).

 

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan sekaligus upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama proses penyaluran bantuan berlangsung.

 

Pengamanan dan pengawalan dilaksanakan oleh empat personel Satpolairud Polresta Sidoarjo, yakni IPTU Dwi Nurbawanto, S.H., AIPTU Rofiq, AIPTU Rohman, dan AIPDA Muchlis.

 

Rombongan bertolak dari Pelabuhan Belvara pada pukul 07.30 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB. Setibanya di Desa Pucukan, rombongan langsung menuju Masjid Baitul Muttaqin untuk mengikuti rangkaian kegiatan penyaluran bantuan.

 

Acara diawali pada pukul 08.45 WIB dengan pembukaan oleh koordinator PRODAYA, dilanjutkan sambutan-sambutan pada pukul 09.00 WIB. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Maryadi Ahmad pada pukul 09.15 WIB.

 

Selanjutnya, pada pukul 09.30 WIB, dilaksanakan sesi foto bersama dan dokumentasi penyerahan dana natura kepada Ustadzah Suhartatik dan para penerima lainnya.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di kediaman Ustadzah Suhartatik pada pukul 10.00 WIB. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan kembali menuju Pelabuhan Belvara pada pukul 11.30 WIB.

 

PS. Kasatpolairud Polresta Sidoarjo, AKP Slamet Subagyo, S.Sos., menegaskan bahwa pengamanan dan pengawalan kegiatan penyaluran bantuan sosial kepada para da’i dan guru ngaji merupakan bagian dari komitmen Polri untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat.

 

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan pengamanan secara humanis terhadap berbagai kegiatan masyarakat, termasuk penyaluran bantuan sosial kepada para da’i dan guru ngaji. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan kerukunan di tengah masyarakat,” demikian draf pernyataan yang disiapkan untuk dikonfirmasi kepada AKP Slamet Subagyo.

 

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, penyelenggara kegiatan, dan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

 

“Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami ingin terus membangun kedekatan dengan masyarakat serta memastikan setiap kegiatan sosial dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kami berharap sinergi dan kepedulian seperti ini terus terjaga demi terciptanya lingkungan masyarakat yang aman dan harmonis,” demikian lanjutan draf pernyataan tersebut.

 

Kehadiran personel Satpolairud Polresta Sidoarjo dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Pengawalan ini juga mencerminkan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung kegiatan sosial, khususnya penyaluran bantuan kepada para da’i dan guru ngaji yang berperan dalam pembinaan keagamaan di lingkungan masyarakat.

 

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau kondusif dan terkendali. Seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan lancar hingga rombongan kembali ke Pelabuhan Belvara.

 

Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Satpolairud Polresta Sidoarjo terus berkomitmen untuk hadir memberikan pelayanan dan pengamanan serta mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan.

 

Komitmen tersebut sejalan dengan semangat Polresta Sidoarjo, yakni SINERGI, ANDAL, HUMANIS, ANTISIPATIF, BERINOVASI, AMANAH, dan TERPERCAYA.

ARNAVAT DARPA MAHE

POLAIRUD PETARUNG | CEPAT, TEPAT DAN BERHASIL. (Tim)