Mojokerto, yustitiamedia.com – Berawal dari keresahan mendalam terhadap ketimpangan akses pendidikan dan kebutuhan akan pembelajaran yang lebih adaptif, Miss Jawa Timur 2025, Novia Syahfitri Hidayasa, S.Pd., resmi memperkenalkan Eduvia. Platform advokasi ini hadir dengan ambisi besar: menjadikan pendidikan bukan sekadar tujuan akhir, melainkan sebuah “jalan” (Via) menuju kualitas hidup yang lebih baik.
Eduvia lahir dari kristalisasi mimpi panjang Novia sebelum menyandang gelar miss jawa timur 2026 telah mendedikasikan dirinya di dunia pendidikan. Baginya, mahkota yang ia kenakan saat ini bukan sekadar simbol estetika, melainkan sebuah “pengeras suara” untuk menyuarakan isu-isu krusial di akar rumput.
“Popularitas ini adalah amanah. Saya ingin melampaui batasan dunia pageant dengan menyentuh langsung inti permasalahan masyarakat, yaitu dalam dunia pendidikan,” ujar Novia.
Sebagai Founder, Novia menekankan bahwa Eduvia memiliki tujuan yang jauh lebih dalam dari sekadar program musiman. Ia berharap platform ini mampu menciptakan perubahan sistemik dalam cara generasi muda memandang proses belajar.
“Harapan saya, Eduvia tidak hanya menjadi tempat untuk berbagi ilmu, tetapi menjadi ruang aman bagi setiap individu untuk menemukan potensi terbaik mereka tanpa merasa terbatasi oleh latar belakang sosial. Tujuan kami adalah membentuk ekosistem di mana pendidikan menjadi hak yang inklusif, sehingga setiap anak muda di Jawa Timur memiliki keberanian untuk bersuara dan kapasitas untuk berpikir kritis menghadapi disrupsi zaman,” tegasnya.
Langkah Novia pun semakin kuat dengan bergabungnya Siti Nadiyah Rossa Zuhuri sebagai Co-Founder. Di balik kokohnya fondasi Eduvia, terdapat cerita tentang ketulusan seorang sahabat, yang memutuskan untuk berjalan beriringan dengan Novia. Bagi Rossa, bergabung dengan Eduvia bukan sekadar keputusan profesional, melainkan panggilan hati. Ia melihat adanya benang merah yang kuat antara visi Novia dengan keresahannya selama ini terhadap meningkatnya angka kenakalan remaja di Jawa Timur.
Kehadiran Rossa membawa warna baru dalam program Eduvia. Ia tidak hanya hadir sebagai pendukung, tetapi juga sebagai motor penggerak yang membawa ide-ide segar dan gagasan inovatif, khususnya dalam membedah akar permasalahan sosial yang dihadapi generasi Z dan Alpha saat ini.
“Saya bergabung karena saya melihat ada ketulusan yang luar biasa dalam visi Novia. Isu pendidikan tidak bisa dipisahkan dari kondisi sosial remaja kita hari ini. Maraknya kenakalan remaja, menurut saya, adalah sinyal bahwa mereka butuh ruang untuk didengar dan dibimbing secara tepat. Di Eduvia, saya ingin memastikan bahwa kita tidak hanya mengajar, tapi juga merangkul. Saya membawa gagasan tentang pendekatan persuasif yang lebih relevan dengan anak muda sekarang agar mereka tidak hanya cerdas, tapi juga selamat dari risiko sosial.” Tegasnya,
Bagi Novia, jabatan Miss Jawa Timur adalah masa pengabdian, bukan masa jabatan. Melalui Eduvia, ia membuktikan bahwa kecerdasan dan empati adalah kombinasi terkuat untuk memajukan daerah. Program Roadshow 2026 ke 6 kabupaten bukan sekadar kunjungan, melainkan misi penyelamatan bagi potensi-potensi muda yang tersembunyi
Kolaborasi dua srikandi ini mempertegas visi Eduvia untuk menjadi platform yang adaptif, inklusif, dan kolaboratif bagi seluruh lapisan masyarakat di Jawa Timur.
Program Unggulan: Eduvia Roadshow 2026
Memasuki tahun 2026, Eduvia tancap gas melalui program unggulan bertajuk “Generasi Kritis, Gender Harmonis”. Program ini merupakan aksi nyata berupa ekspansi advokasi ke enam wilayah terpilih di Jawa Timur, yakni Kabupaten Mojokerto, Jombang, Kediri, Malang, Sidoarjo, dan Pasuruan.
Melalui roadshow ini, Eduvia akan terjun langsung ke sekolah-sekolah khususnya jenjang SMP,SMA/SMK untuk membekali remaja dengan kemampuan berpikir kritis, kesadaran harmoni gender, serta edukasi mengenai perlindungan diri dari berbagai risiko sosial.
Dengan tagline “Tumbuh Bersama, Bergerak, dan Bersuara”, Eduvia berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki empati sosial yang tinggi.
Bagi masyarakat yang ingin berkolaborasi atau mengetahui lebih lanjut mengenai gerakan ini, Eduvia dapat dihubungi melalui akun Instagram resmi @eduvia.id atau melalui email di halo.eduvia@gmail.com.



Tinggalkan Balasan