DILI, yustitiamedia.com — Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang (FIS UM) terus berkomitmen mendorong para civitas akademikanya untuk melaksanakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi di tingkat internasional.

Langkah nyata ini diwujudkan melalui kehadiran Dosen Departemen Ilmu Komunikasi FIS UM, Dr. Akhirul Aminulloh, yang menjadi pembicara tamu dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Departemen Komunikasi Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISP) Universitas Nasional Timor Lorosa’e (UNTL) pada Kamis (22/10/2026).

​Kegiatan akademik lintas negara ini diinisiasi dari komunikasi intensif antar-kedua belah pihak yang telah terjalin beberapa bulan sebelumnya. Komunikasi tersebut membahas berbagai rencana kerja sama akademik, termasuk di dalamnya agenda visiting lecture untuk memperluas jangkauan diseminasi keilmuan dan memperkuat jaringan kemitraan global.

​Dalam seminar internasional tersebut, Dr. Akhirul Aminulloh membawakan materi ilmiah bertajuk “Democracy & Computational Propaganda in the Digital Age: Navigating Participation, Polarization, and Political Manipulation”.

Dalam paparannya, beliau mengupas secara mendalam transformasi ruang publik di era digital, di mana partisipasi politik warga negara kini berhadapan langsung dengan manipulasi politik berbasis algoritma, bots, influencer, dan microtargeting.

​Beliau menyoroti bahwa di era komputasi saat ini, tantangan utama demokrasi tidak hanya terletak pada siapa yang berbicara, melainkan siapa yang mengendalikan visibilitas politik dan logika algoritma. Oleh karena itu, penguatan literasi digital yang mendalam, transparansi platform, serta akuntabilitas struktural menjadi fondasi krusial untuk menjaga integritas ruang publik digital.

​”Di era digital saat ini, media sosial tidak hanya memfasilitasi partisipasi warga, tetapi juga rentan dimanipulasi oleh propaganda komputasional yang memecah belah ruang publik. Oleh karena itu, membangun literasi digital yang kritis dan transparansi algoritma menjadi kunci utama untuk menjaga integritas demokrasi kita,” ungkap Dr. Akhirul Aminulloh saat menjelaskan inti materi presentasinya.

​Di akhir sesi, Dr. Akhirul Aminulloh menyampaikan apresiasi dan harapan besarnya atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini.

​”Saya sangat senang dapat menjadi bagian dari acara seminar nasional ini dan merasa terhormat bisa hadir sebagai pembicara tamu di UNTL.

Saya berharap inisiasi kerja sama akademik ini tidak berhenti di sini, tetapi dapat berlanjut lebih jauh dalam bentuk kolaborasi riset dan publikasi bersama di masa mendatang,” pungkasnya