Oleh: Afiyanti, S.IP., MPA
Malang, yustitiamedia.com — Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan Lokakarya Penyusunan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada Selasa (29/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 9, Gedung A19 UM tersebut menjadi ruang pembekalan sekaligus penguatan semangat mahasiswa untuk mengembangkan gagasan kreatif dan menuangkannya dalam proposal PKM yang berkualitas.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Sastra UM, Dr. Moch. Syahri, S.Sos., M.Si.; Wakil Dekan I Fakultas Sastra, Evynurul Laily Zen, S.S., M.A., Ph.D.; serta pimpinan Departemen Sastra Indonesia, Dr. Azizatuz Zahro’, S.Pd., M.Pd. Kehadiran jajaran pimpinan fakultas dan departemen menunjukkan dukungan terhadap penguatan kegiatan kemahasiswaan, khususnya dalam mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan kreativitas, gagasan, dan karya melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa, tetapi juga melibatkan mahasiswa secara aktif dalam proses persiapan dan pelaksanaannya. Sejumlah mahasiswa turut mengambil peran dalam mengawal berbagai kebutuhan kegiatan, mulai dari persiapan teknis, koordinasi peserta, hingga mendukung kelancaran pelaksanaan lokakarya.
Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari semangat Departemen Sastra Indonesia untuk menempatkan mahasiswa sebagai subjek utama dalam pengembangan kegiatan akademik dan kemahasiswaan. Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga diberikan ruang untuk terlibat, berinisiatif, berkolaborasi, dan mengambil bagian dalam proses penyelenggaraan kegiatan.
Lokakarya diikuti dengan antusias oleh mahasiswa dengan jumlah peserta hampir mencapai 300 orang. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan besarnya perhatian mahasiswa terhadap pengembangan kreativitas, kemampuan menyusun proposal, serta kesempatan untuk mengembangkan gagasan melalui Program Kreativitas Mahasiswa.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yaitu Prof. Dr. Sultan, M.Pd. dari Universitas Negeri Makassar dan Dr. Novi Eka Susilowati, M.Pd. dari Universitas Negeri Malang. Keduanya memberikan perspektif dan pengalaman mengenai penyusunan proposal PKM serta bagaimana mahasiswa dapat mengembangkan ide agar lebih terarah, relevan, dan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi karya yang bermanfaat. Sesi kegiatan dipandu oleh Mochamad Ighfir Sukardi, S.Pd., M.Li., dosen Departemen Sastra Indonesia, yang bertindak sebagai moderator.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Dekan Fakultas Sastra UM, Dr. Moch. Syahri, S.Sos., M.Si. Dukungan pimpinan fakultas terhadap kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Fakultas Sastra dalam mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan potensi, kreativitas, dan gagasan melalui berbagai ruang akademik maupun kemahasiswaan. Sementara itu, Dr. Karkono, S.S., M.A., selaku penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa lokakarya ini merupakan bagian dari persiapan mahasiswa untuk mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang akan diajukan pada awal 2027.
Menurutnya, pembekalan sejak awal diperlukan agar mahasiswa tidak hanya memahami teknis penyusunan proposal, tetapi juga mampu mengembangkan gagasan yang berangkat dari persoalan dan kebutuhan di sekitarnya.
“Lokakarya ini kami laksanakan sebagai bagian dari persiapan mahasiswa dalam menyusun proposal PKM yang akan diajukan pada awal tahun 2027. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami bagaimana menyusun proposal secara teknis, tetapi juga mampu menemukan dan mengembangkan gagasan yang berangkat dari persoalan di sekitarnya. Karena pada akhirnya, PKM bukan sekadar tentang memenangkan kompetisi, melainkan tentang bagaimana mahasiswa belajar mengubah kegelisahan, gagasan, dan persoalan menjadi karya yang kreatif, terukur, dan memberikan manfaat,” ujarnya.
Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang pelaksanaan lokakarya.
Peserta tidak hanya mengikuti pemaparan materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi dan proses pengembangan gagasan. Semangat tersebut semakin kuat karena kegiatan ini sejak awal juga dikawal melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Bagi Departemen Sastra Indonesia, keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem akademik yang inklusif, kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa. Kegiatan tidak ditempatkan semata-mata sebagai agenda institusi, tetapi sebagai ruang bersama bagi mahasiswa untuk belajar, berinisiatif, bekerja sama, dan mengembangkan kapasitas diri.
Dengan demikian, Lokakarya PKM ini tidak berhenti pada penyampaian materi tentang bagaimana menyusun proposal. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk mengawal ide hingga menjadi proposal, mengembangkan proposal menjadi karya, dan membawa karya tersebut menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dari mahasiswa, oleh mahasiswa, untuk mengembangkan gagasan dan karya yang berdampak.



Tinggalkan Balasan