MALANG – yustitiamedia.com – Semangat kemerdekaan terasa begitu kental di Kampung Genitri, RW 04, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga menggelar Karnaval Budaya RW 04 yang berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat dari seluruh RT, mulai RT 01 hingga RT 12. Minggu 30/08/2026

Karnaval budaya tersebut tidak sekadar menjadi hiburan warga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, gotong royong dan kecintaan terhadap kebudayaan Indonesia.

Mengusung tema “Bersatu dalam Budaya, Maju Bersama RW 04”, kegiatan ini berhasil menyatukan berbagai kelompok usia. Mulai dari balita, anak-anak, remaja, orang dewasa hingga para manula turut ambil bagian dalam kemeriahan karnaval.

Ketua RW 04 Kampung Genitri, Hadi Susanto, S.H., mengatakan bahwa keterlibatan seluruh warga menjadi bagian terpenting dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, peringatan HUT Kemerdekaan tidak hanya dimaknai dengan upacara dan berbagai perlombaan, tetapi juga harus menjadi sarana untuk membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antarwarga.

“Kami mengajak seluruh warga RW 04, mulai dari RT 01 sampai RT 12, untuk bersama-sama memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Alhamdulillah, antusiasme warga sangat luar biasa. Dari balita sampai manula semuanya ikut berpartisipasi,” ujar Hadi Susanto.

 

Yang membuat Karnaval Budaya RW 04 semakin menarik adalah konsep keberagaman budaya yang ditampilkan warga.
Berbagai kebudayaan Nusantara dihadirkan dalam rangkaian karnaval, menggambarkan kekayaan Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke.

Peserta menampilkan beragam busana dan identitas budaya daerah, dipadukan dengan kreativitas masyarakat setempat. Tidak hanya kesenian tradisional, nuansa modern juga turut mewarnai karnaval.

Alunan musik tradisional hingga musik modern mengiringi perjalanan peserta karnaval. Perpaduan tersebut menjadi gambaran bahwa budaya Indonesia dapat terus hidup dan berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan akar tradisinya.

Pemandangan warga dengan berbagai kostum budaya, iringan musik dan kreativitas masing-masing RT membuat suasana Kampung Genitri semakin semarak.

 

Bagi warga RW 04, karnaval bukan sekadar parade untuk memeriahkan HUT RI. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bertemunya seluruh lapisan masyarakat.

Anak-anak dapat belajar mengenal budaya Indonesia sejak dini. Generasi muda mendapatkan ruang untuk mengekspresikan kreativitasnya, sementara warga yang lebih tua ikut menjaga semangat kebersamaan dan memberikan teladan tentang pentingnya gotong royong.

 

Keterlibatan warga 12 RT menunjukkan bahwa keberagaman tidak menjadi penghalang untuk bersatu. Justru melalui budaya, masyarakat dapat menemukan ruang bersama untuk membangun lingkungan yang guyub dan harmonis.
Semangat tersebut sejalan dengan tema yang diusung, “Bersatu dalam Budaya, Maju Bersama RW 04.”
Hadi Susanto menegaskan, kekompakan warga merupakan modal penting dalam membangun lingkungan.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi tradisi positif yang terus dilanjutkan. Bukan hanya meriah, tetapi juga membawa pesan bahwa kita bisa berbeda-beda, namun tetap satu sebagai warga RW 04 dan sebagai bagian dari Indonesia,” tegasnya

Karnaval Budaya RW 04 sekaligus menunjukkan bahwa semangat memperingati kemerdekaan dapat tumbuh kuat dari lingkungan terkecil, yakni kampung dan masyarakat.

Kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga melalui kebersamaan, kreativitas, pelestarian budaya dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Dari Kampung Genitri, semangat Bhinneka Tunggal Ika kembali digaungkan. Beragam budaya, generasi dan kreativitas berpadu dalam satu perayaan.

Karnaval pun menjadi simbol bahwa ketika masyarakat bersatu, sebuah kampung mampu menghadirkan perayaan kemerdekaan yang bukan hanya meriah, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan kebangsaan.

Dari Sabang sampai Merauke, dari musik tradisional hingga modern, dari balita hingga manula semuanya menyatu dalam semangat kemerdekaan.
Inilah wajah Kampung Genitri berbeda dalam budaya, bersatu dalam kebersamaan, dan melangkah maju bersama RW 04. (Sis)